Candling adalah proses peneropongan pada telur tetas, dimana ini salah satu proses penting dalam kegiatan penetasan telur unggas menggunakan mesin tetas. Candling dilakukan dengan melewatkan cahaya melalui cangkang telur sehingga kita bisa melihat kondisi di dalam telur. Waktu yang tepat untuk melakukan candling pada telur tetas adalah 3-7 hari setelah telur dimasukan ke mesin tetas. Tujuan melakukan candling adalah : Sortasi telur fertil dan infertil,dengan melewatkan cahaya ke cangkang telur peternak bisa tau telur ini fertil (dibuahi) bisa menetas dan infertil tidak bisa menetas, yang telur seperti ini langsung bisa kita buang.
Kemudian tujuan selanjutnya dari candling adalah untuk memantau perkembangan tahap demi tahap embrio unggas dalam terlur tersebut.Ada kalanya dimana telur yang awalnya fertil (bisa menetas) namun dalam tahap perkembangannya si embrio ini mati disebut dengan istilah quitters tidak bisa berkembang lagi, nah dengan melakukan candling ini kita bisa memantau embrio masih bisa berkembang atau mati sehingga kita bisa keluarkan yang gunanya agar telurnya tidak membusuk, bahkan telur yang embrionya mati bila tidak dideteksi dari awal maka telurnya bisa meledak di dalam mesin tetas yang bisa memberikan dampak negatif berupa resiko penularan bakteri ke telur-telur yang lain. Nah, itu mengapa candling itu penting.
Ada beberapa hal yang harus sahabat ketahui tentang candling, peralatannya dan cara melakukan candling. Kecermatan dalam mengamati kondisi telur juga berpengaruh besar, sehingga tidak salah memutuskan mana telur yang fertil, telur infertil dan quitters.
1. Alat yang Digunakan
Ada macam-macam alat yang bisa sahabat gunakan seperti senter, bola lampu atau lainnya yang penting bisa menyinari atau bisa memasukan cahaya kedalam cangkang telur. Prinsip dasar yang dilakukan saat candling adalah melewatkan cahaya ke cangkang telur sehingga kita dapat melihat bagaimana kondisi di balik cangkang telur. Bahkan zaman dahulu, candling dilakukan dengan memanfaatkan cahaya lilin atau lampu minyak.
2. Bagaimana Cara Melakukan Candling
Sesuai penjelasan di atas bahwa candling dapat dilakukan dengan menaruh telur diatas lampu, setelah itu kita amati bila telur yang fertil mempunyai sifat yang gelap pada yolk dengan beberapa pembuluh darah yang terpancar dari spot tersebut, semakin besar spot, lebih nyata embryo di dalamnya. Apabila spot muncul tanpa disertai pembuluh darah dan disertai cincin darah yang mengelilinginya, kemungkinan sel kecambah itu mati. Seperti gambar dibawah.
Baik sahabat dosen petani, itu tadi cerita singkat kami tentang cara mudah candling untuk keberhasilan penetasan. Untuk sahabat yang mau tau lebih banyak, silahkan tonton video di bawah ini. Jangan lupa subscribe channel youtube Dosen Petani ya. Terimakasih.


.jpg)