Hasil Panen Jagung Pakan Ayam Pioneer P32

 


Jagung pakan ayam merupakan jenis jagung yang dibudidayakan untuk kebutuhan pakan pada peternakan ayam. Berbeda dengan jagung manis yang dipanen saat bulir masih lembut, jagung pakan ayam dipanen saat bulir sudah tua dan keras. Untuk dapat dijual ke konsumen, perlu proses penjemuran lagi untuk menekan kadar air sehingga bulir jagung benar-benar kering. Oleh sebab itu, jika masa budidaya jagung manis membutuhkan waktu kurang lebih 3 bulan dari semai hingga panen, maka jagung ayam butuh waktu 4 hingga 4,5 bulan dari semai hingga layak jual.


Di pasaran, ada banyak varietas jagung pakan ayam yang tersedia. Mulai dari merk yang diproduksi oleh perusahaan lokal hingga merk yang diproduksi oleh perusahaan asing. Atas rekomendasi seorang teman, kami memilih varietas Pioneer P32 dengan pertimbangan toleransi terhadap penyakit dan kecenderungan pertumbuhan yang lebih seragam.

 


Jagung pakan ayam bisa dibudidayakan sebagai tanaman tunggal, atau tanaman tumpang sari seperti yang kami lakukan kali ini. Jagung yang kami tanam ini, sejatinya adalah tanaman pendamping untuk jahe gajah. Metode tumpang sari ini punya beberapa keunggulan, selain juga berpeluang mendatangkan keuntungan finansial yang lebih. Untuk varietas Pioneer P32  potensi panen per hektarnya mencapai 13 ton dengan kebutuhan bibit 20-25kg per hektar. 


Di lahan ini, karena sifatnya tanaman pendamping, jagung pakan ayam ini kami tanam satu lajur pada tiap2 lajur tanaman jahe gajah. Jarak antar tanaman adalah 40cm, dengan cara ini, kami butuh bibit 2,5kg untuk total lahan seluas 3000m2. 

 


Proses pengurangan kadar air dimulai dengan membuka kulit jagung yang sudah berwarna coklat tua. Selanjutnya, bulir jagung dipisahkan dengan tongkolnya. Ada beberapa cara merontokkan bulir jagung ini, bisa dengan cara sederhana menggunakan tangan, sampai cara mudah menggunakan mesin khusus. Untuk menghemat waktu dan tenaga, kami memilih menggunakan cara praktis, menyewa jasa perontok jagung dengan mesin. Setelah bulir jagung terpisah dari tongkolnya, barulah kemudian bulir jagung ini dijemur untuk mengurangi kadar airnya.


Proses penjemuran ini memakan waktu 2-4 hari, tergantung intensitas matahari. Setelah kondisinya benar-benar kering, barulah jagung pakan ayam ini siap untuk dijual ke peternak ayam atau ke pengepul. Sama seperti komoditas pertanian lainnya, harga jagung pakan ayam ini juga fluktuatif tergantung ketersediaan dan permintaan. Saat artikel ini ditulis, harga jagung pakan ayam di Kota Payakumbuh berkisar antara 4800-5100 perkilogramnya.

 


Bagaimana, cukup tertarik dengan budidaya jagung pakan ayam? Kalau sahabat butuh informasi lebih lanjut misalnya terkait analisa usaha budidaya jagung pakan ayam atau tips budidayanya, silahkan tinggalkan di kolom komentar informasi apa yang kalian butuhkan.Untuk tahu lebih jelas dan memperoleh gambaran proses panen jagung pakan ayam, silahkan simak video di bawah ini.

 




Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak