Panen Jahe Dalam Karung Bekas Wadah Beras 10kg

 

 

Jahe merupakan tanaman rempah yang sangat akrab dengan masyarakat Indonesia. Selain untuk kebutuhan bumbu masak, jahe juga lazim digunakan sebagai bahan minuman dan obat-obatan herbal. Tanaman akar-akaran ini tergolong mudah untuk dibudidayakan dan cenderung ramah untuk ditanam di pekarangan rumah. Untuk jahe gajah, rimpang dapat dipanen dan dijual saat berusia setidaknya 5 bulan setelah tanam.


Budidaya jahe di pekarangan rumah dapat dilakukan dengan memanfaatkan media polybag atau karung bekas. Seperti yang kami lakukan kali ini, rimpang jahe kami tanam pada media karung bekas wadah beras 10kg. Media ini tergolong kecil, sebab biasanya yang digunakan adalah karung beras berukuran 30kg. Namun tak apa, sebab kami ingin bereksperimen sehingga hasilnya bisa kami bagikan di sini dan di channel youtube dosen petani.



Saat kegiatan panen, jahe gajah ini sudah berumur 10 bulan setelah tanam. Untuk informasi, usia 10 bulan ini jahe sudah bisa dijadikan bibit kembali. Panen sudah beberapa kali ditunda mengingat harga jahe di pasaran yang tergolong lesu. Tercatat untuk bulan Februari 2022, harga di kawasan Payakumbuh, Bukittinggi dan Padang Panjang hanya Rp.5.500 per kilogram.

 

Pada saat permintaan tinggi dibanding supply, sesuai hukum pasar maka harga jahe gajah akan mengalami peningkatan. Saat awal pandemi misalnya, terjadi lonjakan harga hingga 50ribu per kilogram. Dengan harga demikian, tentu saja berimbas pada peningkatan pendapatan petani.



Gambaran umum potensi penghasilan yang bisa diperoleh dari budidaya jahe gajah sebenarnya cukup menarik. 1 Kilogram bibit jahe gajah dengan kondisi tumbuh kembang dan perawatan yang baik, mampu menghasilkan panen kurang lebih 20 Kilogram. Namun pada video yang kami bagikan kali ini, 1 Kilogram jahe hanya menghasilkan panen kurang lebih 6,5 Kilogram saja. Hasil ini tentu belum maksimal mengingat potensi panen yang seharusnya jauh lebih besar.

 

Dari segi perawatan, tanaman jahe gajah juga terbilang tidak membutuhkan perlakuan yang rumit. Pemupukan dan kontrol hama juga menjadi kegiatan wajib dalam budidaya tanaman ini. Penggunaan pupuk organik atau pupuk kandang sangat dianjurkan untuk meningkatkan hasil panen.


Nah, apakah sahabat tertarik untuk budidaya jahe gajah dalam karung dengan memanfaatkan pekarangan rumah? Simak video berikut untuk mendapatkan gambaran lebih jelas bagaimana membudidayakan jahe gajah dalam karung-karung bekas. Semoga bermanfaat.




Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak